Kalau
bukan kita, siapa lagi ? :)
Disadari atau tidak, pemuda
pemudi sekarang seakan mengabaikan makna dari nasionalisme. Bahkan anak-anak
sekarang lebih senang dengan lagu pop, misalnya saja K-POP dan Band-band
lainnya. Jarang dari mereka yang hafal lagu daerah, bahkan saya menjumpai anak
yang belum hafal lagu Indonesia Raya.
belum lagi peristiwa yang sering terjadi antar pelajar, tawuran seakan menjadi
rutinitas sehari-hari yang wajib dilakukan oleh pelajar. Banyak kita lihat di berita
tentang anak dibawah umur yang mencuri dan seorang anak yang tega membunuh
orang tuanya sendiri.
Dengan keadaan seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab
sistem pendidikan, lingkungan, atau pribadi anak tersebut yang salah ?
belum lagi peristiwa yang sering terjadi antar pelajar, tawuran seakan menjadi rutinitas sehari-hari yang wajib dilakukan oleh pelajar. Banyak kita lihat di berita tentang anak dibawah umur yang mencuri dan seorang anak yang tega membunuh orang tuanya sendiri.
Dengan keadaan seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab
sistem pendidikan, lingkungan, atau pribadi anak tersebut yang salah ?
Bukan hanya pendidikan
formal, pendidikan non formal juga sangat berpengaruh.
kita bisa terjun langsung dalam masyarakat dengan berbagai cara.
sebagai seorang mahasiswa kita dituntut untuk berfikir secara kritis dalam
berbagai hal. Banyak kita jumpai unit kegiatan mahasiswa yang aktif dalam
kegiatan masyarakat, sebagai seorang mahasiswa kita bisa memanfaatkan
organisasi tersebut, kita bisa mendirikan organisasi yang langsung terjun
kemasyarakat. Contohnya dengan adanya oerganisasi, kita membuat sebuah
perpustakaan keliling, mengumpulkan para anak-anak dan mengajari mereka tentang
arti sebuah nasionalisme dengan sistem bermain dan belajar. Tidak perlu setiap
hari, Kita bisa mengumpulkan anak-anak setiap hari minggu atau kita bisa
mengunjungi sekolah-sekolah memberikan materi tambahan yang tidak tercantum
dalam kurikulum mereka, tentunya masih dengan metode bermain dan belajar, agar
apa yang kita berikan berbeda dengan apa yang mereka dapatkan dari guru yang
ada dikelas mereka.
kita bisa terjun langsung dalam masyarakat dengan berbagai cara.
sebagai seorang mahasiswa kita dituntut untuk berfikir secara kritis dalam berbagai hal. Banyak kita jumpai unit kegiatan mahasiswa yang aktif dalam kegiatan masyarakat, sebagai seorang mahasiswa kita bisa memanfaatkan organisasi tersebut, kita bisa mendirikan organisasi yang langsung terjun kemasyarakat. Contohnya dengan adanya oerganisasi, kita membuat sebuah perpustakaan keliling, mengumpulkan para anak-anak dan mengajari mereka tentang arti sebuah nasionalisme dengan sistem bermain dan belajar. Tidak perlu setiap hari, Kita bisa mengumpulkan anak-anak setiap hari minggu atau kita bisa mengunjungi sekolah-sekolah memberikan materi tambahan yang tidak tercantum dalam kurikulum mereka, tentunya masih dengan metode bermain dan belajar, agar apa yang kita berikan berbeda dengan apa yang mereka dapatkan dari guru yang ada dikelas mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar