18th yang lalu tepatnya pada
tanggal 03 may 1995, Saya dilahirkan disebuah kota santri sebagai putri kedua
dan terakhir. saya diberi nama Ria Afni Sa’adah oleh kedua orang tua saya.
karena orang tua saya faham masalah agama dan sangat hati-hati dalam menentukan
masa depan saya, maka Pendidikan saya selama ini selalu berbasic Madrasah dalam
lingkungan Pondok Pesantren. Dari Madrasah Ibtida’iyah Mansya’ul Huda Jombang,
MTsN Denanyar Jombang dan MAN Denanyar
Jombang yang berada dalam lingkungan Pondok Pesantern Mamba’ul Ma’arif Denanyar
Jombang. Alhamdulillah selama
menyelesaikan study saya tidak pernah mengecewakan kedua orangtua saya.
Setelah selesai menempuh Wajib Pendidikan
12th. Saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan, banyak pilihan
perguruan tinggi yang menarik minat saya. Salah satunya adalah UIN MALIKI
MALANG. Namun kedua orang tua saya tidak merestui saya menuntut ilmu disana,
dengan alasan terlalu jauh dengan rumah. Dan akhirnya saya memilih UIN SUNAN
AMPEL SURABAYA Fakultas Tabiyah jurusan PGMI. Dalam memilih jurusan juga banyak
filosofinya. Sebenarnya Saya ingin masuk Fakultas Syari’ah Jurusan Ekonomi
Syari’ah, namun Ayah menyarankan untuk di Tarbiyah saja. Karena restu orang tua
sangat berarti maka saya menuruti apa yang disarankan Ayah saya. PMT apa PGMI ?
adalah kedua pilihan yang sangat sulit untuk saya, dengan segala pertimbangan
karena saya juga sedang mengajar TPQ yang setiap hari terbiasa dengan anak
kecil maka saya memilih jurusan PGMI.
4th yang akan datang, saat saya
sudah wisuda dan menjadi seorang Sarjana. Saya akan menjadi seorang guru
Madrasah Ibtida’iyah. Mempunyai banyak murid yang tentunya sangat lucu-lucu dan
sangat melatih kesabaran saya. Namun Masuk dalam Fakultas Tarbiyah belum tentu
menjadikan saya sebagai seorang guru, saya
boleh berencana, namun Allah yang akan menentukan masa depan saya. Apabila 4th
kedepan saya tidak menjadi seorang guru untuk murid saya, saya akan menjadi
guru yang terbaik untuk anak saya sendiri. Menjadi seorang guru bukan pilihan
dan impian saya. Namun Sekarang saya
akan berusaha mengejar mimpi ayah saya. Karena impian ayah saya adalah menjadikan
saya seorang pendidik yang professional, berkompentensi tinggi dan memiliki
nilai jual tinggi karena ilmu yang saya miliki.
# Semua untukmu ayah :’)




