Selasa, 26 November 2013




                                      Hilangnya sosok guru yang digugu dan ditiru

Apa sih Hak Asasi manusia itu ?
Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang melekat pada setiap diri manusia sejak lahir (hak hidup, hak merdeka, dan hak memiliki).
ngomongin hak asasi manusia, jadi pengen flash back ke kejadian  yang  ada di sekolah’ku dulu yang nama sekolahnya gk perlu tak sebutin

ada banyak peraturan yang harus ditaati oleh siswa siswi sekolahku, antara lain adalah memakai seragam lengkap, memakai sepatu bertali warna hitam,rambut tidak boleh panjang (putra) dan yang paling penting adalah dating tepat waktu.
Pada hari senin, tepatnya saat diadakan uaca bendera. Ada seorang siswa yang terlambat. Dan dia sama sekali tidak menggunakan semua peraturan itu. Dengan PD’nya dia masuk ke lapangan tanpa meminta maaf bahwa dia telah terlambat. Next, ada seorang guru yang menegurnya dan memebawa dia keluar lapangan. Saat dinasehatin, bukannya mendengarkan, di malah cengengesan. Sebagai seorang guru pasti merasa tersinggung. Akhirnya siswa itu di pukul dengan maksud agar dia bisa menghargai seorang guru.
Dengan marah, siswa itu pulang dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke orang tuanya. Dengan bekal pendidikan yang bisa dibilang rendah, kedua orang tunya marah dan langsung melaporkan kepada polisi. Koran mulai menyebar dan Kejadian yang sepele seperti itu langsung menjadi topik pembicaan banyak orang. Seolah menjadi pro dan kontra.
siapa yang benar dan siapa yang salah ?
Seharusnya dalam kasus ini, orang tua harus tau sebab akibatnya. Coba kita lihat jaman dahulu, saat ayah ibu, nenek kakek kita masih sekolah. Mereka bahkan sering dihukum sama guru mereka. Tapi mereka ikhlas dalam menjalani hukuman tersebut. Berbeda dengan sekarang. Baru dipukul saja sudah lapor polisi dengan alasan pelanggaran HAM.
Memang kita diberi kebebasan untuk membela diri kita sendiri, namun alangkah baiknya kita berfikir lebih cerdas dalam menghadapi sebuah masalah.
seperti yang telah dikatakan oleh dosen saya, gunakan rasio’mu jangan gunakan emosi’mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar